hidup-sehat-tanpa-narkoba

Jakarta [UNAS] – Narkoba merupakan masalah yang semakin meningkat dan sudah menyerang seluruh elemen masyarakat. Dampak yang dapat ditimbulkannya yaitu merusak otak secara pemanen. Hancurnya suatu negara dapat terjadi karena rusaknya akhlak dan kemampuan dari kaum muda yang menjadi tombak negara yang akan memegang pemerintahan di masa selanjutnya.

Kali ini Universitas Nasional berkerja sama dengan Badan Narkotika Nasional mengadakan kegiatan Focus Group Discussion Pemberdayaan Kampus dalam Upaya P4GN dengan tema ‘bersama kampus kita wujudkan program rehabilitasi 100.000 penyalahguna narkoba’.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa di fakultas, dosen dan karyawan Universitas Nasional yang dimoderatori oleh Nurnaningsih, SH selaku Kasubdik Lingkungan Pendidikan di Direktorat Peran Serta Masyarakat Diputi Bid. Pemberdayaan Masyarakat di Badan Narkotika Nasional dengan narasumber oleh BRIGJEN. POL. Dr. Victor Pudjiadi, SpB, FICS, DFM. yang menjabat sebagai Penyuluh Utama di Diputi Pencegahan di Badan Narkotika Nasional, Kamis (30/4).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyadaran kepada seluruh elemen masyarakat akan bahaya narkoba, khususnya mereka yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba sehingga mempunyai keinginan untuk mengobati dirinya sendiri.

“Narkoba itu bukan masalah hukum saja, tapi juga masalah kesehatan. Maka jagalah kesehatan. Memang benar, kesehatan bukanlah segala-galanya, karena ada harta, tahta dan jabatan. Tapi tanpa kesehatan semuanya tidak ada gunanya. Oleh karena itu, mencegah lebih baik daripada mengobati,” ungkap Victor.

Focus Group Discussion Pemberdayaan Kampus dalam Upaya P4GN yang dilakukan atas kerjasama kedua lembaga ini memiliki rangkaian kegiatan antara lain mendengarkan informasi dari narasumber, diskusi, dan pelatihan penggunaan alat tes urin sederhana.

“Salah satu mencegah terjadinya penyalahgunaan oleh orang-orang terdekat yaitu dengan pendidikan dan pendekatan di lingkungan rumah dan dengan menyadarkan bahwa narkoba itu hukumnya haram dalam persepsi seluruh agama manapun”, tutur Victor ditengah-tengah percakapannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *